Jiko Bukken Sunde Mita: Nibansenji de Sumimasen adalah drama Jepang bergenre horor singkat yang dibalut dengan nuansa komedi. Tayangan ini mengisahkan perjalanan dua komedian yang sedang struggling dengan karir yang dirasa kurang sukses. Alhasil, di tengah ketatnya persaingan di dunia hiburan, mereka mencoba meraih perhatian publik dengan cara yang tak biasa, yaitu tinggal di rumah bekas kejadian aneh (jiko bukken) dan berharap dapat merekam fenomena supranatural demi menjadi viral.
Drama Jiko Bukken Sunde Mita: Nibansenji de Sumimasen mengangkat topik unik sekaligus misterius berkaitan dengan fenomena nyata di Jepang yang disebut jiko bukken. Secara harfiah, jiko bukken adalah istilah untuk properti atau rumah yang memiliki catatan sejarah tidak wajar, seperti kejadian bunuh diri, pembunuhan, atau kecelakaan fatal, sehingga dianggap berhantu dan sering dihindari oleh calon penyewa atau pembeli hal-hal buruk dipercaya bisa terjadi jika tinggal di sana.
Premis yang unik ini kemudian berubah menjadi pengalaman yang jauh lebih menegangkan dari yang mereka bayangkan. Namun meski kisah mereka cukup horror, namun dikemas dengan komedi segar yang cukup menghibur tanpa khawatir jump-scare yang bikin jantungan.
Sinopsis
Dua grup komedian yang tergabung dalam Straws, Shota dan Naoto, sedang mengalami masa sulit. Karir yang kurang sukses membuat mereka harus menghadapi masalah finansial hingga pada akhirnya mereka terpaksa pindah dari tempat tinggal lama karena masalah tunggakan sewa.
Namun saat mencari tempat baru, mereka menemukan sebuah properti dengan penanda “告知事項あり” (baca: kokuji jikō ari), yang berarti “ada hal yang perlu diberitahukan”. Dalam konteks Jepang, istilah ini sering dipakai di iklan, kontrak, atau deskripsi properti untuk memberitahu bahwa ada informasi penting yang harus disampaikan kepada konsumen atau penyewa, misalnya kondisi rumah bekas kejadian tertentu atau catatan lain yang wajib diumumkan.
Namun bukannya takut, Shota (Watanabe Ren) dan Naoto malah terpikir sesuatu yang dianggap brilliant. Terinspirasi dari kisah nyata seorang komika yang dulu pernah tinggal di jiko bukken hingga akhirnya menjadi populer, duo Straws berpikir bahwa tinggal di sana mungkin saja bisa membuat viral dan mengubah kehidupan mereka. Dengan harga sewa yang pastinya lebih murah dari kebanyakan properti, maka mereka pun mantap memutuskan tinggal di rumah tersebut. Mereka berharap bisa merekam kejadian supranatural demi konten mereka.
Namun, setelah beberapa hari tanpa kejadian aneh, fenomena mengerikan mulai terjadi, mulai dari kejadian supranatural yang nyata, hingga misteri hilangnya orang sekitar. Ditambah lagi, kondisi teman mereka jadi makin tidak stabil, bahkan menjurus ke sesuatu yang benar-benar menyeramkan dan tak terduga. Bahkan Naoto pun mulai menunjukkan perilaku yang di luar nalar.
Misteri yang awal diharapkan bisa menjadi materi komedi berubah menjadi pengalaman yang menegangkan dan penuh ketidakpastian, yang membuat mereka harus menghadapi realitas horor jiko bukken itu sendiri. Lalu sanggupkah mereka menghadapi segala misteri dan kejadian mengerikan yang semakin intens menghantui?
Genre
Horor Hantu, Misteri, Komedi
Sutradara
Kiyoshi Yamamoto
Casts
Ren Watanabe, Noa Tsurushima, Ishin Oda, Yuki Sakurai, Rie Kitahara, Den, Keisuke Hata, Kisuke Iida
Review
Drama ini menampilkan beberapa wajah muda dan berbakat dari Jepang. Watanabe Ren berperan sebagai Shota, tokoh utama yang nekat mengikuti ide ekstrem demi ketenaran. Sementara Tsurushima Noa memerankan peran penting yang memberikan dinamika emosional dalam cerita ini. Selain itu, Ishin Oda (THE SUPER FRUIT) dan Sakurai Yuki turut menjadi bagian dari cast yang membawa karakter-karakter pendukung ke dalam pengalaman horor yang makin intens.
Keunggulan casting ini adalah kombinasi antara aktor dengan pengalaman akting yang solid dan figur populer yang punya basis penggemar kuat di generasi muda, sehingga menambah daya tarik tontonan, terutama bagi penonton yang tertarik dengan talenta baru Jepang yang sedang naik daun.
Jiko Bukken Sunde Mita menggabungkan elemen horor supranatural dengan komedi realitas dari dua komika yang terjebak dalam skenario yang awalnya tampak lucu tapi perlahan berubah menjadi menegangkan. Formatnya pendek dan episodik membuat cerita terasa cepat, intens walau durasinya ringkas setiap episodenya. Konsep ini cocok buat penonton yang ingin pengalaman nonton horor yang “ringan tapi berdampak”, tanpa harus komit pada serial panjang.
Latar accident property sendiri adalah tema yang cukup familiar di Jepang, di mana rumah atau properti bekas kejadian tragis sering jadi misteri urban legend yang menarik untuk dieksplorasi dalam fiksi horor. Cerita ini kemudian memainkan dinamika antara rasa penasaran, ketakutan, dan realitas yang makin gelap sehingga menambah intensitas narasi dari episode ke episode.
Jiko Bukken Sunde Mita: Nibansenji de Sumimasen adalah pilihan tontonan horor singkat yang menarik dengan premis original, cast muda yang menjanjikan, serta format yang ramah waktu luang. Meski durasinya pendek, pengalaman cerita yang ditawarkan tetap kuat dan bisa membuat penonton terikat dari episode pertama sampai terakhir.
Kalau kamu suka horor ringan bercampur humor dan misteri, drama ini layak dimasukkan ke daftar tontonanmu. Yuk segera tonton kisah Jikko Buken di Shorama!